Gol Antonio Di Natale memaksa Celtic tersingkir dari ajang Liga Europa, setelah hanya mampu menduduki peringkat ketiga di grup I.
Klub asal Spanyol tersebut tidak mengalahkan Rennes dengan mudah, Atletico baru berhasil mencetak gol pembuka di menit ke-38 melalui eksekusi penalti yang dilakukan oleh Radamel Falcao.
Gol tersebut tampaknya melecut semangat tuan rumah sehingga empat menit kemudian, Atletico berhasil mencetak gol kedua melalui sontekan Alvaro Soto Dominguez. Kedudukan 2-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Pada babak kedua, Rennes mencoba untuk mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intesitas serangan.
Namun, Atletico justru berhasil memperbesar keunggulan pada menit ke-79 melalui gol yang dicetak oleh Ardan Turan.
Empat menit menjelang berakhirnya waktu normal, Rennes berhasil mencetak gol hiburan melalui Georges Mandjek sehingga membuat kedudukan berubah menjadi 3-1.
Udinese 1-1 Celtic
Wakil Italia Udinese berhasil memastikan diri lolos ke babak 32 besar mendampingi Atletico Madrid setelah mampu menaham imbang pesaing mereka, Celtic.
Celtic yang membutuhkan kemenangan untuk dapat lolos ke babak selanjutnya, langsung menampilkan permainan agresif. Bahkan strategi tersebut berhasil setelah Gary Hooper berhasil mencetak gol pembuka di menit ke-29 dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol membuat tuan rumah bangkit. Udinese terus menekan Celtic untuk membuat kedudukan kembali imbang. Dan usaha tersebut membuahkan hasil di menit ke-45 setelah Antonio Di Natale berhasil menggetarkan jala Celtic.
Pada babak kedua, kedua tim tetap bernafsu untuk mencetak gol untuk mengamankan tiket lolos. Namun kedua tim akhirnya gagal menambah gol hingga peluit panjang dibunyikan. Hal tersebut membuat Celtic tetap tertahan di posisi ketiga dan gagal lolos ke babak selanjutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar